| Nama Artis | Broery Marantika (Broery Pesulima) |
| Judul Lagu dan Pencipta | Angin Malam (Kerinduan Mendalam and Misteri Perpisahan Abadi) (Pencipta: A. Riyanto) |
| Konten Tambahan | Kunci / Chord Gitar Dasar Mudah Angin Malam, Analisis Lirik and Bait Lagu, Panduan Aransemen Struktur Pop Klasik Tembang Kenangan Indonesia |
| Keterangan Hak Cipta | Lirik resmi diarsipkan secara digital oleh lirikindonesia.id untuk keperluan edukasi batin, pengenalan sastra panggung, serta apresiasi mahakarya musik legendaris sepanjang masa. |
Bagi Anda yang sedang mencari referensi teks lirik tembang kenangan populer yang emosional namun sarat makna sastra puitis, mengagumi jalinan kata bertema kedukaan and kerinduan yang mengikat jiwa dalam harmoni nostalgia, ataupun ingin melatih progresi akor gitarnya untuk membangun ketegasan nada panggung, situs lirikindonesia.id menyediakan panduan esensial ini. Di bawah ini telah kami sajikan teks asli lagu berjejeran langsung dengan penjiwaan mendalam, serta panduan aransemen panggung otomatis di bagian bawah guna mempermudah proses pembelajaran bermusik Anda secara komplit.
Lirik Lagu & Penjiwaan Bait Angin Malam
Berhembus angin malam mencekam
Menghempas, membelai wajah ayu
Itulah kenangan yang terakhir denganmu
Ku dekati dirimu, kau diam
Tersungging senyuman di bibirmu
Itulah senyuman yang terakhir darimu
Diiringi gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwa raga
Angin tetap berhembus, tak henti
Walaupun sampai akhir hidupku
Oh angin malam, bawa daku kepadanya
Diiringi gemuruh angin
Meniup daun-daun
Alam yang jadi saksi
Kau serahkan jiwa raga
Angin tetap berhembus, tak henti
Walaupun sampai akhir hidupku
Oh angin malam, bawa daku kepadanya
Oh angin malam, bawa daku kepadanya
Silakan kalau Anda ingin melihat lirik lagu seni berkualitas tinggi lainnya selain lirik di atas, klik di sini: Kumpulan Lirik Lagu Terbaru/Broery Marantika Populer.
Udara malam yang dingin and sunyi berhembus membawa suasana mencekam and pilu
Sembari menyentuh lembut wajah cantikmu yang kini terasa kaku and dingin
Seketika kusadari bahwa ini menjadi momen kebersamaan and memori terakhir dengannya
Ketika kulangkah mendekat and merengkuh tubuhmu, kau hanya terdiam membisu tanpa kata
Tampak sebuah lengkungan senyum tipis yang tulus and damai terukir di bibir indahmu
Itulah ekspresi and tanda cinta terakhir yang bisa kau persembahkan sebelum pergi
Suasana perpisahan ini semakin dramatis diiringi oleh suara deru gemuruh angin malam
Yang menerbangkan and merontokkan dedaunan kering di sekitar kita
Seluruh jagat alam semesta and keheningan malam ini menjadi saksi bisu yang abadi
Saat kau mengikhlaskan and menyerahkan seluruh jiwa ragamu kembali ke pangkuan Sang Pencipta
Hingga kini angin itu terus saja berhembus, membawa dingin yang tak kunjung usai
Dan akan terus mengusik ketenangan batinku hingga akhir hayat hidupku tiba
Wahai angin malam yang misterius, sampaikanlah rindu ini and bawa serta sukmaku pergi bersamanya
Di tengah riuhnya gemuruh angin yang menembus keheningan
Yang terus menggoyahkan and meniup dedaunan tua
Membiarkan alam semesta mencatat kesetiaan cinta ini
Mengingat kembali detik-detik sakral saat kau pasrah menyerahkan segalanya
Meskipun waktu terus berjalan and angin tak pernah lelah berhembus tanpa henti
Rasa kehilangan ini akan tetap menetap and melekat erat di dalam sanubariku selamanya
Kupohonkan kepadamu wahai angin malam, tuntulah and satukan kembali jiwaku dalam pelukannya
Jeritan batin yang terus mengulang permohonan agar takdir mempertemukan kita kembali di keabadian
(Intro: Gesekan instrumen strings yang megah and sendu berpadu dengan petikan gitar akustik klasik, seketika membangun suasana nostalgia era 70/80-an yang emosional)
(Vokal Broery Marantika masuk dengan karakter baritonnya yang tebal, empuk, and sarat akan penjiwaan mendalam yang khas)
(Sorot lampu panggung berwarna biru tua temaram and putih keperakan, menghidupkan visualisasi malam yang dingin and mencekam)
(Dinamika Verse menuju Reff: Ketukan drum bertempo lambat (*slow pop ballad*) mulai masuk bersama alunan bassline yang tenang namun tegas mengisi ruang lagu)
(Aransemen musik merayap naik perlahan seiring dengan memuncaknya emosi lirik lagu)
(Bagian Reff/Chorus: Musik meledak dalam keharuan pada lirik "Oh angin malam", instrumen tiup brass atau saksofon tipis melatarbelakangi vokal, mempertegas rasa sepi and kerinduan yang mendalam)
(Outro: Melodi strings and piano memainkan nada melambat secara anggun (*rallentando*), mengiringi vokal Broery yang memudar perlahan saat mengulang kalimat penutup)
(Lampu panggung meredup total secara perlahan, menyisakan keheningan yang meninggalkan kesan emosional mendalam bagi para pendengar)
Kunci Gitar Dasar & Progresi Harmoni Bermakna Angin Malam
Keterangan: Di bawah ini adalah chord gitarnya yang bermakna, dioptimalkan agar pas dan rapi saat dibuka di layar HP. Nada dasar asli menggunakan kunci C mayor.
... MENYELAMI HARMONI NADA ASLI ...
Saksikan langsung kemegahan aransemen visual, sinematografi, dan harmoni asli lagu ini melalui aplikasi YouTube resmi:
Saksikan Video Musik Angin Malam di YouTubeNota Apresiasi Media: Tautan di atas diarahkan ke sistem pencarian platform publik YouTube resmi yang mengarah ke lirik lagu di atas. Keterangan penting bahwa penyediaan video ini murni hanya sebagai kebutuhan edukasi saja demi mendukung kelestarian karya seniman legendaris Indonesia. Silahkan jika anda ingin melihat video aslinya di aplikasi youtube resminya.
📌 Makna Detail Lirik Lagu Angin Malam - Broery Marantika
Secara komplit dan detail, makna dari lirik lagu "Angin Malam" menyimpan sebuah kisah perpisahan tragis and mendalam yang berselimut misteri puitis. Melalui bait-bait awalnya, digambarkan sebuah situasi yang sunyi and tidak biasa (*"Berhembus angin malam mencekam"*). Dialog batin sang narator menyoroti kontras emosional saat ia mendekati kekasihnya yang digambarkan hanya terdiam membisu (*"Ku dekati dirimu, kau diam"*). Senyuman terakhir yang tersungging di bibir sang kekasih menjadi sebuah simbol keikhlasan perpisahan. Frasa monumental "Alam yang jadi saksi, kau serahkan jiwa raga" secara tersirat mengindikasikan peristiwa sakral, di mana sang kekasih telah berpulang selamanya ke hadirat Yang Maha Kuasa, meninggalkan sang narator dalam kesendirian yang teramat perih di dunia.
🎨 Filosofi Rasa & Elemen Alam Sebagai Refleksi Kedukaan Jiwa
Sementara itu, Filosofi Rasa dalam lagu masterpiece ciptaan A. Riyanto ini menggunakan elemen-elemen alam seperti angin, malam, and daun-daun yang gugur sebagai proyeksi nyata dari badai kedukaan di dalam jiwa. Angin malam diartikan sebagai perantara emosional yang abadi; ia terus berhembus melintasi dimensi waktu and kehidupan (*"Angin tetap berhembus tak henti, walaupun sampai akhir hidupku"*). Puncak kepasrahan and rasa cinta yang menembus batas kematian tergambar jelas pada bagian chorus yang berbunyi, "Oh angin malam, bawa daku kepadanya." Kalimat ini bukanlah bentuk keputusasaan yang dangkal, melainkan manifestasi dari sebuah janji setia and kerinduan yang absolut—sebuah permohonan spiritual agar kelak takdir mempertemukan kembali kedua jiwa mereka dalam kedamaian abadi yang tak lagi terpisahkan oleh fana materi dunia.
... Ikuti terus blog lirikindonesia.id untuk mendapatkan pembaruan selain Chord Gitar & Lirik Lagu Angin Malam - Broery Marantika yang lagi viral, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman lainnya terimakasih. ...
Disclaimer & Hak Cipta Korporat: Seluruh materi lirik lagu, susunan bait, silsilah analisis makna puitis, dan aransemen akor chord gitar mudah yang dipublikasikan pada halaman artikel ini merupakan hak cipta eksklusif milik pencipta lagu, penyanyi, artis, dan label musik yang bersangkutan. Pihak manajemen lirikindonesia.id hanya menyajikan data ulasan teks untuk tujuan edukasi budaya, apresiasi seni sastra musik modern, serta mempermudah proses pembelajaran instrumen alat musik bagi para penikmat musik secara non-commercial.
