| INFORMASI DETAIL LAGU | |
|---|---|
| Nama Artis | Nining Meida |
| Judul Lagu | Sono Kacida |
| Pencipta Lagu | Nano S. / Tradisional Sunda |
| Keterangan Hak Cipta | Draf lirik resmi diarsipkan secara digital oleh lirikindonesia.id untuk keperluan edukasi dan apresiasi seni musik nusantara. |
Bagi Anda yang ingin menghafal baitnya, memahami pesan puitis di balik baris katanya, ataupun mencari susunan nadanya untuk mengiringi nyanyian di atas panggung, situs lirikindonesia.id menyediakan panduan esensial mengenai Lirik Lagu Sunda Sono Kacida - Nining Meida. Pembahasan kali ini memisahkan teks asli Sunda dengan terjemahan bahasa Indonesia dalam format dua kolom yang praktis, ditunjang dengan pilihan akor gitar dasar ramah layar HP.
Lirik Lagu & Panduan Aransemen Terjemahan
| Kolom 1: Lirik Asli Panggung (Sunda) | Kolom 2: Aransemen & Arti Terjemahan |
|---|---|
|
[Intro] Ha….. Hoo…. [Verse 1] Saban emut ka anjeuna Sono teh kabina-bina Kasiksa jungjunan kasiksa Mun tebih-tebih timana Anjeun ukur ngolebat [Verse 2] Nembongan sering nembongan Gugupai dina lamunan Dimana nya arita atuh dimana Sono patali cimata Gusti nyaah kacida [Chorus / Reff] Berang peuting kaemutan bae Guling gasahan teu tibra sare Unggar detik angger unggal usik Gambaran Dunya ukur manehna [Bridge] Neda Ka Gusti Yang Widi Memeh pati meulit diri Sakali mugi ditepangkeun deui [Verse 3] Nembongan sering nembongan Gugupai dina lamunan Dimana nya arita atuh dimana Sono patali cimata Gusti nyaah kacida [Chorus / Reff] Berang peuting kaemutan bae Guling gasahan teu tibra sare Unggar detik angger unggal usik Gambaran Dunya ukur manehna [Bridge / Outro] Neda Ka Gusti Yang Widi Memeh pati meulit diri Sakali mugi ditepangkeun deui. |
(Vokal Melisimatik Pembuka) Alunan vokal tinggi pembuka suasana melankolis. (Bait Pertama - Petikan Suling Sunyi) Setiap ingat kepadanya Rasa rindu begitu luar biasa Tersiksa, duhai kekasih, tersiksa Jika berjauhan entah dari mana Dirimu hanya berkelebat bayangannya (Bait Kedua - Musik Mulai Mengalir) Selalu muncul, sering mematut diri Melambai-lambai di dalam lamunan Di mana keberadaannya kini, oh di mana? Rindu ini berujung linangan air mata, Ya Tuhan aku teramat sayang (Bagian Reff - Ketukan Kendang Masuk) Siang malam selalu teringat saja Gelisah bergulingan tidak bisa tidur nyenyak Setiap detik, tetap setiap bergerak Gambaran di dunia ini hanyalah dirinya (Bagian Pengikat Emosi Melambat) Memohon kepada Tuhan Yang Maha Mengizinkan Sebelum kematian menjemput diri Berharap satu kali lagi dipertemukan kembali (Verse Pengulangan - Musik Konstan) Selalu muncul, sering mematut diri Melambai-lambai di dalam lamunan Di mana keberadaannya kini, oh di mana? Rindu ini berujung linangan air mata, Ya Tuhan aku teramat sayang (Klimaks Reff Akhir Panggung) Siang malam selalu teringat saja... Gelisah bergulingan tidak bisa tidur nyenyak... Setiap detik, tetap setiap bergerak... Gambaran di dunia ini hanyalah dirinya... (Coda / Penutup Penuh Harapan Syahdu) Memohon kepada Tuhan Yang Maha Mengizinkan Sebelum kematian menjemput diri Berharap satu kali lagi dipertemukan kembali. |
Kunci Gitar Dasar & Progresi Harmoni Bermakna
Keterangan: Kotak di bawah disetel sepanjang 500px agar nyaman bergulir di HP Anda tanpa memotong progresi chord.
✨ MENYELAMI HARMONI NADA ASLI ✨
Dengarkan cengkok magis pop tradisional parahyangan dan ketukan aransemen aslinya secara langsung melalui aplikasi resmi YouTube:
Saksikan Mahakarya Sono Kacida di YouTubeNota Apresiasi Media: Tautan di atas diarahkan ke sistem pencarian platform publik YouTube. Situs lirikindonesia.id tidak memegang kepemilikan komersial atas karya video maupun audio ini. Fasilitas pengalihan ini murni dihadirkan atas dasar edukasi seni, analisis sastra, serta memandu ketepatan bermain musik Anda secara sah. Silahakn jika anda ingin melihat video aslinya di aplikasi youtub resminya.
Makna Detail Lirik Lagu Sono Kacida
Secara komplit dan detail, intisari dari makna lirik lagu "Sono Kacida" memaparkan potret psikologis seseorang yang sedang dilanda sindrom kerinduan akut (*severe homesickness/longing*). Teks lagu ini menggambarkan bahwa rasa rindu (sono) bukan lagi sekadar ingatan biasa, melainkan telah menjelma menjadi siksaan batin (kasiksa) yang nyata. Dampak emosional tersebut diilustrasikan dengan sangat detail pada bait yang menceritakan kondisi fisik tidak bisa tidur tenang (*guling gasahan*) dan hilangnya kedamaian istirahat karena bayangan sang kekasih mendominasi seluruh poros pikirannya sepanjang waktu.
Filosofi Rasa & Makna Sastra Tradisional
Filosofi rasa yang mengakar dalam gubahan ini mengusung pemikiran bahwa cinta sejati secara alamiah melahirkan keterikatan batin yang transendental. Melalui frasa puitis Sunda "sono patali cimata", terdapat pemaknaan mendalam bahwa air mata bukanlah tanda kelemahan, melainkan sebuah jembatan suci yang mengikat dua jiwa yang berjauhan. Kedalaman esensi lagu ini mencapai puncaknya pada baris lirik "neda ka Gusti Yang Widi memeh pati meulit diri", yang membawa nilai luhur religius masyarakat Parahyangan; sebuah kepasrahan dan harapan tertinggi agar sebelum ajal menjemput, mereka diberi kesempatan suci untuk menyatukan kembali jalinan asmara yang terpisah.
✨ Ikuti terus blog lirikindonesia.id untuk mendapatkan draf pembaruan selain Lirik Lagu Sunda Sono Kacida - Nining Meida yang lagi viral, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman lainnya terimakasih. ✨
