| Nama Artis | Didi Kempot (The Godfather of Broken Heart) |
| Judul Lagu dan Pencipta | Sewu Siji (Edukasi Moralitas Anak, Sakralitas Doa Pengampunan, dan Doktrin Surga di Telapak Kaki Orang Tua) (Pencipta: Didi Kempot / Album: Klasik Mahakarya Campursari Nusantara) |
| Konten Tambahan | Kunci / Chord Gitar Dasar Mudah Sewu Siji, Terjemahan Lirik Bahasa Indonesia, Struktur Progresi Ritem Campursari Slow-Beat Pop Klasik Khidmat |
| Keterangan Hak Cipta | Lirik resmi dan teks terjemahan diarsipkan secara digital oleh lirikindonesia.id untuk keperluan edukasi batin, pengenalan sastra panggung, serta apresiasi mahakarya seni musik keluarga nusantara. |
Bagi Anda yang sedang mencari referensi teks lirik lagu campursari Jawa bertema bakti keluarga sarat makna puitis ketabahan, mengagumi jalinan kata bertema kesucian batin dari jeratan rasa bersalah, ataupun ingin melatih progresi akor gitarnya untuk membangun ketegasan nada ritmis panggung, situs lirikindonesia.id menyediakan panduan esensial ini. Di bawah ini telah kami sajikan teks asli lagu berjejeran langsung dengan kolom terjemahan bahasa Indonesia, serta panduan aransemen panggung otomatis dan chord gitar di bagian bawah guna mempermudah proses pembelajaran bermusik Anda secara komplit.
Lirik Lagu & Arti Terjemahan Sewu Siji
Aduh romo ibu, ngapuranen aku
Yen ono salah lan luputku..
Tak rumangsani, aku nduweni dosa
Nganti saiki, isih kroso ning dodo..
Rino wengi, ra lali tansah ndedonga
Memuji marang, kang kuoso
Mugi enggal entuk, paring pangapuro
Urip tentrem ayem, ugo kanti mulyo..
Ngendi ono anak wani marang wong tuwo
Yen nganti ono sewu siji sing wani
Ngendi ono anak lali marang wong tuwo
Yen nganti ono sewu siji sing lali..
Suwargone ndunyo, ono sukune wong tuwo
Wong kang tuhu suci, gedhe ganjarane..
Reff:
Rino wengi, ra lali tansah ndedonga
Memuji marang, kang kuoso
Mugi enggal entuk, paring pangapuro
Urip tentrem ayem, ugo kanti mulyo..
Ngendi ono anak wani marang wong tuwo
Yen nganti ono sewu siji sing wani
Ngendi ono anak lali marang wong tuwo
Yen nganti ono sewu siji sing lali..
Suwargone ndunyo, ono sukune wong tuwo
Wong kang tuhu suci, gedhe ganjarane..
Suwargone ndunyo, ono sukune wong tuwo
Wong kang tuhu suci, gedhe ganjarane.
Silakan kalau Anda ingin melihat lirik lagu seni berkualitas tinggi lainnya selain lirik di atas, klik di sini: Kumpulan Lirik Lagu Terbaru/Didi Kempot Populer.
Aduh ayah ibu, maafkanlah diriku
Jika ada salah dan kekhilafanku..
Sangat kusadari, aku memiliki dosa (kesalahan)
Hingga saat ini, masih terasa perih di dalam dada..
Siang dan malam, tak pernah lupa selalu berdoa
Memuji keagungan Yang Maha Kuasa
Semoga lekas mendapatkan pemberian ampunan
Agar hidup tenteram damai, serta penuh kemuliaan..
Mana ada anak yang berani menentang orang tua
Jikalau sampai ada, hanya seribu satu (langka sekali) yang berani
Mana ada anak yang melupakan budi orang tua
Jikalau sampai ada, hanya seribu satu (langka sekali) yang lupa..
Surganya dunia, berada di bawah kaki orang tua
Mereka orang yang benar-benar suci, besar pahalanya di haribaan Tuhan..
Reff:
Siang dan malam, tak pernah lupa selalu berdoa
Memuji keagungan Yang Maha Kuasa
Semoga lekas mendapatkan pemberian ampunan
Agar hidup tenteram damai, serta penuh kemuliaan..
Mana ada anak yang berani menentang orang tua
Jikalau sampai ada, hanya seribu satu (langka sekali) yang berani
Mana ada anak yang melupakan budi orang tua
Jikalau sampai ada, hanya seribu satu (langka sekali) yang lupa..
Surganya dunia, berada di bawah kaki orang tua
Mereka orang yang benar-benar suci, besar pahalanya di haribaan Tuhan..
Surganya dunia, berada di bawah kaki orang tua
Mereka orang yang benar-benar suci, besar pahalanya.
(Intro: Gesekan khidmat string section biola melankolis berpadu dentingan lambat piano akustik bernuansa tenang, seketika membangun aura kontemplatif batin yang sakral di panggung utama)
(Ketukan kendang ketipung Jawa bertempo lambat (slow-beat) masuk secara lembut bersama petikan bas tebal bersahaja, mengawal dinamika pengakuan dosa)
(Vokal Sang Maestro masuk dengan warna suara berat, jernih, penuh getaran emosi penyesalan yang mendalam tanpa cengkok berlebih)
(Bagian Reff / Ngendi Ono Anak Wani: Aransemen string melebar megah (crescendo) diselingi sahutan tiupan seruling bambu yang lirih, memperkuat kedalaman makna gugatan moral bakti anak)
(Interlude: Solo instrumen keyboard penyintesis dengan karakter fluty berwibawa, memberi ruang perenungan batin bagi audiens sebelum penegasan kalimat surga dunia)
(Outro: Musik melambat secara gradual (ritardando), repetisi baris kalimat 'gedhe ganjarane' dilantunkan dengan nada pasrah spiritual, diakhiri petikan gitar akustik minimalis yang mati perlahan (fade out))
Kunci Gitar Dasar & Progresi Harmoni Bermakna Sewu Siji
Keterangan: Di bawah ini adalah chord gitarnya yang bermakna, dioptimalkan agar pas dan rapi saat dibuka di layar HP (Capo di fret 2 untuk nada asli).
... MENYELAMI HARMONI NADA ASLI ...
Saksikan langsung kemegahan aransemen visual, sinematografi, dan harmoni asli lagu ini melalui aplikasi YouTube resmi:
Saksikan Video Musik Sewu Siji di YouTubeNota Apresiasi Media: Tautan di atas diarahkan ke sistem pencarian platform publik YouTube resmi yang mengarah ke lirik lagu di atas. Keterangan penting bahwa penyediaan video ini murni hanya sebagai kebutuhan edukasi saja demi mendukung kelestarian karya seniman tanah air. Silahkan jika anda ingin melihat video aslinya di aplikasi youtube resminya.
📌 Makna Detail Lirik Lagu Sewu Siji - Didi Kempot
Secara komplit dan detail, makna dari lirik lagu "Sewu Siji" (artinya *Seribu Satu*) menguraikan tentang potret keinsafan spiritual, beban psikologis rasa bersalah, serta manifestasi bakti tertinggi seorang anak terhadap eksistensi mulia orang tuanya. Melalui bait-bait bernada pengakuan yang jujur (*"aduh romo ibu, ngapuranen aku yen ono salah lan luputku"*), lagu ini memotret kondisi batin individu yang didera penyesalan kronis akibat teringat dosa masa lalu kepada sang ayah dan ibu (*"tak rumangsani aku nduweni dosa nganti saiki isih kroso ning dodo"*). Didi Kempot mereduksi kepedihan cinta yang biasanya mendominasi karyanya untuk menyuarakan nilai sosiologis fundamental, yakni kesucian institusi keluarga. Sang narator digambarkan menempuh jalur transendental, merajut untaian doa tanpa jeda waktu (*"rino wengi ra lali tansah ndedonga memuji marang kang kuoso"*) demi memohon ketenteraman hidup yang merdeka dari bayang-bayang kesalahan batiniah (*"mugi enggal entuk paring pangapuro"*).
🎨 Filosofi Rasa & Makna Sastra Keadilan Ketegasan Hati
Sementara itu, Filosofi Rasa yang mengalir deras dalam balada campursari syahdu ini bersandar pada adagium moralitas universal serta prinsip *pietas* (penghormatan sakral) kebudayaan Jawa. Frasa metafora numerik pada chorus (*"yen nganti ono sewu siji sing wani... yen nganti ono sewu siji sing lali"*) bertindak sebagai penegasan karakter (gugatan puitis) bahwa durhaka atau melupakan budi orang tua adalah anomali sosial yang teramat langka dan menyimpang dari kodrat kesucian nurani anak. Didi Kempot menyerap doktrin spiritual teologis ke dalam konstruksi sastra kontemporer Jawa secara brilian lewat baris ikonis (*"suwargone ndunyo ono sukune wong tuwo"*—surga dunia berada di bawah kaki orang tua). Lirik ini mengedukasi moral pendengarnya mengenai keadilan emosional; bahwa ketulusan, tetesan keringat, dan cinta kasih orang tua bersifat mutlak dan suci (*"wong kang tuhu suci, gedhe ganjarane"*). Karya musik ini menegaskan ketegasan sikap hati yang merdeka untuk selalu merunduk hormat, mengakui kelemahan diri di hadapan orang tua, serta menempatkan bakti keluarga sebagai kompas moralitas hakiki dalam mengarungi kehidupan.
... Ikuti terus blog lirikindonesia.id untuk mendapatkan pembaruan selain Chord Gitar & Lirik Lagu Sewu Siji - Didi Kempot yang lagi viral, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman lainnya terimakasih. ...
Disclaimer & Hak Cipta Korporat: Seluruh materi lirik lagu, susunan bait, silsilah arti terjemahan makna puitis, dan aransemen akor chord gitar mudah yang dipublikasikan pada halaman artikel ini merupakan hak cipta eksklusif milik pencipta lagu, penyanyi, artis, dan label musik yang bersangkutan. Pihak manajemen lirikindonesia.id hanya menyajikan data ulasan teks untuk tujuan edukasi budaya, apresiasi seni sastra musik campursari daerah modern, serta mempermudah proses pembelajaran instrumen alat musik bagi para penikmat musik nusantara secara non-commercial.
