Lirik Lagu Fana Merah Jambu - Fourtwnty

Lirik Lagu Fana Merah Jambu dari Fourtwnty lagu ini adalah salah satu lagu yang dipopulerkan oleh Fourtwnty silahkan selengkapnya baca disini
Lirik Lagu Fana Merah Jambu - Fourtwnty

Judul Lirik lagu : Fana Merah Jambu
Artis Penyanyi : Fourtwnty
Kategori Album : Band indonesia

Lirik Lagu Fana Merah Jambu oleh grup Fourtwnty. Fourtwnty adalah sebuah grup musik band klasikal. Lagu tersebut dirilis oleh label Wow Musikindo dan nama grup ini memang tidak banyak meliris lagunya, akan tetapi begitu meliris lagu sekarang ini grup ini lang populer dan banyak di ketahui di masyarakat, dan masih banyak lirik lagu selain dari Lirik lagu yang berjudul Fana Merah Jambu di blog lirikindonesia.id, yang sedang populer sekarang ini diantaranya.
Baca Juga : Lirik Lagu Fourtwnty - Aku Tenang
Seperti, lirik lagu dangdut, tarling, jawa, pop, barat, korea, india, sunda, Lagu daerah, nasional, sholawat religi, band, campursari, Ost, Hiphop. dan lainya. Anda juga bisa mendengarkan lagu tersebut lewat chanel youtube untuk videonya atau berlangganan membeli lewat aplikasi resmi seperti Joox, Spotify, Deezer, iTunes, Langit Musik di Google Play hp Android anda. Atau lewat streaming music online resmi lainnya. Silahkan baca disini selengkapnya lirik lagu tersebut dibawah.

Fana Merah Jambu Fourtwnty
Fana Merah Jambu Fourtwnty

Lirik Lagu Fourtwnty - Fana Merah Jambu


Di depan teras rumah
Fana merah jambu, ku berdua
Momen-momen tak palsu
Air Tuhan turun, aromamu

Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka

Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan duniamu
Melebur sifat kakuku

Hal bodoh jadi lucu
Obrolan tak perlu kala itu

Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka

Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan duniamu
Melebur sifat kakuku

Rasanya tak cukup waktu
Terlalu cepat berlalu
Soreku nyaman denganmu

Menarilah, menarilah
Menarilah denganku
Genggam tangan cokelatku
Berputar-putar denganku
Menarilah denganku
Menarilah, menarilah

Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka
Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka
Media pembuka
Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan duniamu
Melebur sifat kakuku

Rasanya tak cukup waktu
Terlalu cepat berlalu
Soreku nyaman denganmu

Menarilah, menarilah
Menarilah denganku
Genggam tangan cokelatku
Berputar-putar denganku
Menarilah denganku
Menarilah