Lirik Lagu Gerimis Mengundang - Slam

Lirik Lagu Gerimis Mengundang dari Slam lagu ini adalah salah satu lagu yang dipopulerkan oleh Slam silahkan selengkapnya baca disini
Lirik Lagu Gerimis Mengundang - Slam

Judul Lirik : Gerimis Mengundang
Pencipta Lagu: //
Dirilis : 2012
Penyanyi : Slam
Kategori Album : Malaysia Populer


Lirik Lagu Gerimis Mengundang dari Slam lagu ini adalah salah satu lagu yang dipopulerkan oleh Slam, dan masih banyak lirik lagu selain dari Lirik lagu yang berjudul Gerimis Mengundang di blog lirikindonesia.id, yang sedang populer sekarang ini diantaranya.
Baca Juga : Lirik Lagu Bukan Aku Tak Cinta vocal Iklim
Seperti, lirik lagu dangdut, tarling, jawa, pop, barat, korea, india, sunda, Lagu daerah, nasional, sholawat religi, band, campursari, Ost, Hiphop. dan lainya.
Lirik Lagu Slam Gerimis Mengundang, lagu ini sangat populer di tahun 1990, lagu ini adalah lagu nostalgia, dan pada waktu itu lagu ini sangat banyak penggemarnya grup musik yang asalnya dari tanah Malaysia benama "SLAM". Iya mempunyai sebuah grup musik yang mengusung genre pop rock atau slow rock melayu, persinil- personilnya bernama Zamani bin Ibrahim (Zamani) dan Vokalis, Shah Nizam bin Abdul Halim (Shah) juga Ketua, Gitar elektrik & Gitar Akoustik, Lili Masrani dan Bass, Eddie Ahmad pemegang Keyboard, Gruip musik ini sangat di banggakan pada waktu itu hingga sekarang masih banyak yang mengaguminya terehadap lirik liriknya. Silahkan baca disini selengkapnya lirik lagu tersebut dibawah.

Slam Gerimis Mengundang
Slam Gerimis Mengundang

Lirik Lagu Gerimis Mengundang - Slam


Kusangkakan panas berpanjangan
Rupanya gerimis, rupanya gerimis mengundang
Dalam tak sedar ku kebasahan

Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah gurauan
Nyata kau serius dalam senyuman

Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu
Tiada terkilan

Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak di dada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kau lakukan
Terasa diri amat terhina kau lakukan

Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu
Tiada terkilan

Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak di dada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kau lakukan
Terasa diri amat terhina kau lakukan

Sia-sia kukorban selama ini
Jika kasihku, jika hatiku
Kau guris oh oh oh...
Dalam tak sedar ku menangis