| INFORMASI DETAIL LAGU | |
|---|---|
| Nama Artis | Raim Laode |
| Judul Lagu | Dunia Yang Nanti |
| Pencipta Lagu | Raim Laode |
| Keterangan | Draf lirik resmi diarsipkan secara digital oleh lirikindonesia.id. |
Jika Anda mencari referensi lirik lagu romantis yang menyentuh hati tentang cinta yang tak sempat bersatu, situs lirikindonesia.id adalah panduan yang tepat. Kami menyajikan Lirik Lagu Dunia Yang Nanti - Raim Laode secara lengkap, yang akan membantu Anda memahami kedalaman makna sekaligus mempraktikkan progresi akor gitarnya dengan mudah.
Lirik Lagu & Catatan Interpretasi
Ke tempat tak terduga
Kau hadir kembali
Menyapa hidupku
Kau ada yang miliki
Ku ada yang punyai
Juga ada rasa yang
Belum sempat terucap
Tak banyak inginku
Tak banyak inginmu
Kita dua hati yang bodoh
Berjalan pada waktu
Itulah kenapa jatuh cinta
Dikatakan jatuh
Karena s'bagaimana kita jatuh
Kita tidak punya kuasa
Pilih jatuh
Pada hati yang mana
Mengerti, mengertilah
Banyak hal yang tak kupahami
Kendati kau kusuka
Kita dua hati yang salah
Bodoh pada waktu
Mana bisa kutahan
senyum sederhanamu
Karena tidak bisa kupunyai
Maka kudoakan kisah kita satu
Di dunia yang nanti
Fokus pada penjiwaan pada bagian chorus yang menggambarkan ketidakberdayaan.
Berikan penekanan emosional pada kata "Dunia Yang Nanti" di akhir lagu untuk menutup dengan kesan mendalam.
Aransemen akustik sangat disarankan agar nuansa lirik yang puitis lebih menonjol.
Kunci Gitar Dasar
Pemberitahuan: Video bukan hak milik lirikindonesia.id, hanya untuk edukasi. Silahkan jika Anda ingin melihat video aslinya di aplikasi YouTube resminya.
Makna Lirik Lagu Dunia Yang Nanti
Lagu "Dunia Yang Nanti" adalah sebuah ungkapan pilu tentang takdir cinta yang datang di waktu yang salah. Liriknya menceritakan dua orang yang saling memiliki perasaan, namun keduanya sudah terikat dengan pasangan masing-masing. Makna utamanya terletak pada kedewasaan dalam merelakan, di mana mereka tidak bisa memaksakan kehendak untuk bersatu di dunia saat ini, sehingga hanya menyisakan harapan untuk dipertemukan di "dunia yang nanti".
Filosofi Rasa & Makna
Secara filosofis, lagu ini mengeksplorasi konsep ketidakberdayaan manusia di hadapan waktu dan takdir. Metafora "jatuh cinta dikatakan jatuh" menjadi simbol bahwa cinta adalah kekuatan yang melampaui kuasa manusia untuk memilih. Karya ini mengajarkan tentang cinta yang tidak egois—bukan tentang memiliki secara paksa, melainkan tentang mencintai dengan cara mendoakan agar kisah mereka satu di dimensi lain, menunjukkan bahwa cinta tidak selalu harus berakhir dengan kepemilikan fisik.
Ikuti terus blog lirikindonesia.id untuk mendapatkan draf pembaruan selain Dunia Yang Nanti - Raim Laode yang lagi viral, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman lainnya terimakasih.
